Socio-historical approach in contemporary art

Just as the recent criticism on Indonesia’s fine art by some high profiles inside the art council itself underscores the lack of relevant social criticism, the more localised contemporary art bienalle in Bandung this year presents a more savvy view which involves a socio-cultural approach, a tendency to revisit interweaving human history with its conspicious butterfly effect we have seen today. Continue reading Socio-historical approach in contemporary art

Menyapa perut bumi di Gua Buniayu

dsc_1243TEKS DAN FOTO  I  YOSEA RIYADI PERMANA

Artikel ini muncul pertama kali di yoseapermana.wordpress.com.

“Kenali lah bumi sebelum kita dikebumikan”. Kalimat tersebut saya kutip dari seorang guide yang mengantarkan kami ke perut bumi yang sudah menganga di sebelah barat pulau Jawa. Gua Buniayu terletak di desa Nyalindung Kab. Sukabumi.


dsc_1214

Setelah kurang lebih menempuh perjalanan selama 1,5 jam dari pusat Kota Sukabumi, melewati jalanan yang berkelok-kelok dan berlubang disana-sini akhirnya saya dan teman-teman saya sampai dikawasan wisata Gua Buniayu Nyalindung, Kabupaten Sukabumi-Jawa Barat. Untung saja landscape selama perjalanan sangat indah untuk dinikmati, ini juga yang membuat kami tidak banyak mengeluhkan kondisi jalanan yang rusak sepanjang perjalanan. Megahnya Gunung Gede dan Pangrango bisa kita lihat selama paruh perjalanan pertama dengan sangat jelas, sedangkan pada paruh kedua perjalanan dihiasi dengan perkebunan teh, terasering pesawahan padi dan hutan pinus yang sangat nikmat untuk dipandang. Continue reading “Menyapa perut bumi di Gua Buniayu”

Tentang mengejar dan menunggu momen fotografi

Yosea Riyadi PermanaTEKS DAN FOTO  I  YOSEA RIYADI PERMANA

Artikel ini muncul pertama kali di yoseapermana.wordpress.com.

Yosea memberikan perspektif yang unik dari Bandung, salah satu kota terpadat di Indonesia yang tampak kosong di siang hari. Pencarian dan penantian momen merupakan kunci memperoleh hasil foto urban surreal tersebut. Baca excerpt berikut.


Jalan Layang Pasupati - Sumber : Karya Pribadi

Berbekal kamera dan sepeda motor saya berkeliling Bandung tepat pada saat Sholat Ied, 28 Juli 2014, dilaksanakan. Sebenarnya kegiatan ini sudah saya rencanakan dari beberapa tahun lalu dengan niatan untuk mendokumentasikan kota Bandung pada saat sepi dari aktivitas lalu lintas. Alhasil perjalanan dan rencana berjalan dengan lancar, saya berhasil mendokumentasikan momen di saat Bandung sepi ‘melongpong’. Continue reading “Tentang mengejar dan menunggu momen fotografi”

SITU PATENGGANG

Dicky StefanusTEXT  I  DICKY STEFANUS

Dicky Stefanus is collaborating with many terrific photographers to write his second and third book for Gramedia group publishing company. He loves to know more stuff, and that is why he loves to hear your story. You can contact him at dicky.stefanus@gmail.com


Situ Patenggang, entrance

Less than three hours travel south from Bandung (バンドン), we will arrive to a beautiful natural preserved by human and nature side by side existing. Along the way to the location, the traveler will be served with the beautiful scenery of tea plantation – terracing   / terasering (台地 – Daichi). Continue reading “SITU PATENGGANG”